Jumat, 14 Agustus 2015

Memaknai Kehidupan Diri

Tuhan memberikan segala yang kita butuhkan. Kadang sampai kita tak tau kenapa sampai kita diberi sesuatu itu. Mungin karena ilmu kita yang belum menjangkaunya atau bahkan karena kebodohan kita yang tak pernah mau memahami bahkan mempelajari setiap kejadian yang melintas di hadapan kita. Samapilah pada keputusan hati dalam memilih ketetapan jiwa. Bahwa Tuhan mencipta manusia untuk beribadah kepadaNya. 

Beribadah itu artinya berbuat kebaikan dan bermanfaat bagi sesama tidak hanya manusia namun juga lingkungan baik yang bernyawa ataupun tidak. Mensyukuri semua pemberianNyapun merupakan ibadah. Mensyukuri adanya Ayah dan Ibu yang telah dikirimNya untuk menemani dan membimbing kita saat menjalani awal kehidupan kita di dunia ini. Mensyukuri tempat lahir atau tanah air yang telah Tuhan pilihkan untuk kita. Mensyukuri perjalanan hidup hingga akhirnya bertemulah kita dengan orang - orang yang telah Tuhan kirim untuk mengarahkan diri ini ke jalan yang penuh dengan cahayaNya. Yang terpenting pula adalah mensyukuri diri yang penuh kesempurnaan, semoga kita bisa menjaga kesempurnaan diri ini dengan selalu beribadah kepadaNya. Amien.



minang-cyber-community.blogspot.com

Tak Sekedar Sampah

ochtaphia.wordpress.com




Sampah merupakan tumpukan benda atau barang yang sudah tidak terpakai lagi oleh seseorang. Ngomong - ngomong samapah, ternyata sampah tidak hanya berupa barang atau benda namun sampah bisa juga berupa kata ataupun tulisan. Untuk itulah aku mulai menulis, karena menurut Bapak Hernowo dalam sebuah training yang penah saya ikuti, beliau menyatakan bahwa jika ingin menjadi penulis hebat maka mulailah dari menulis yang sederhana yang pernah kita alami untuk membuang sampah yang ada dalam pikiran kita. 

Tak semua sampah tidak bermanfaat. Di tangan orang yang kreatif sampah bisa menjadi sesuatu yang berharga dan bernilai. Seperti juga sampah tulisan. Menulis bisa mengobati jiwa, menulis juga bisa menghilangkan stress yang dialami diri saat menjalani hidup sehari - hari. Tak ada yang cling... tiba - tiba ada seperti sulap semua perlu pengorbanan dan usaha untuk mencapai serta meraihnya. 

Entah berapa lama aku harus membuang sampah tulisan dalam pikiranku ini namun aku akan terus mencoba dan terus mencoba, tak ada kata terlambat selama raga dan jiwa masih menyatu dan bernafas, semoga suatu saat aku bisa merasakan manisnya buah kesabaran dan ketekunan dalam berusaha.

PENGALAMAN DIRI


www.studentaffairs.pitt.edu


Seberapapun banyak artikel, seberapapun banyaknya buku psikologis yang telah terbaca dan tersaring hingga terolah dalam pikiran, tak ada yang persis dan tepat saat kita terapkan dalam kehidupan. Itulah hidup... sejarah, ruang dan waktu yang dialami manusia memang silih berganti namun tak ada yang sama persis karena waktu terus berlau meninggalkan kenangan yang pernah melintas dalam setiap kesempatan. Namun kebaikan dan kejahatan akan terus mewarnai dalam setiap detik dalam kehidupan itulah mengapa hati yang bersih dan akal yang benar akan membimbing manusia ke jalan lurus yang diridhoi oleh Nya. 



Walaupun dalam individu manusia mempunyai kebaikan dan kejahatan, akan tetapi kita tak harus melakukan kejahatan yang pernah dilakukan orang lain ataupunn kejahatan yang mungkin terlintas dalam benak maupun terbesit dalam hati walaupun ada kesempatan. Sekecil apapun kita melakukan amal baik atau buruk, semua itu akan berpengaruh dalam langkah yang kita lewati. Tak ada salahnya kita selalu belajar dari pengalaman atau cerita sejarah yang disampaikan ataupun yang tertulis. Ambilah hikmah dari sebuah kata dari siapapun yang menyampaikan meskipun yang menyampaikan menurut pandangan kita tidak pantas.  Karena dengan bekal itu kita akan bisa menyimpulkan langkah apakah yang tepat atau bijak bila kita mengalami kesamaan masalah dalam kehidupan kita. 

Begitu pula dalam menghadapi anak. Sesungguhnya Tuhan menciptakan setiap ciptaanya dengan sempurna. (tak ada istilah produk gagal dalam mencipta bagi Tuhan). Manusialah yang sebenarnya selalu banyak menuntut dalam setiap kesempatan, namun manusia tak memahami kebaikan dan keburukan dari setiap hal yang ia tuntut. Boleh jadi apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah begitu pula sebaliknya. Allah sebaik-baik pencipta. Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNya. Apakah aku sudah melakukannya???? atau malah banyak menuntut dalam setiap kesempatan. Selalu menyalahkan karena kebodohan dalam diri ini. Tuhan hambamu bersimpuh memohon petunjuk dengan cahaya ilmuMu menuju keridoanMu. Berikan kesabaran serta keikhlasan dalam setiap melewati waktu dalam kehidupan.