| ask.fm |
Benci dan maaf .....
dua kata yang sangat terpaut jauh maknanya satu dengan yang lainnya. Namun dua kata ini sama-sama, bahkan selalu berdekatan
di dalam hati manusia.
Tak mudah memberikan maaf buat mereka yang pernah berbuat kesalahan.
Tak mudah menghilanggkan benci dari hati
untuk mereka yang pernah menyakiti.
Menyimpan benci tanpa memberikan maaf
untuk menghapus kebencian dalam diri
akan membuat kita semakin terpenjara
dengan keadaan dilema yang berkepanjangan.
Bahkan kebencian akan terus menggerogoti hati kita
untuk selalu mengingat hal yang kita benci.
Menjadi bom waktu yang tak tau kapan pastinya bom itu akan meledak ..... tinggal menunggu waktu yang tepat.
Memang tak mudah menghilangkan benci yang terlanjur bersarang dalam diri.
Apalagi benci itu melukai hati kita dalam sebuah perjalanan hidup
menyusuri lorong waktu sejarah kehidupan diri.
Akan tetapi perlu dicoba cara menghilangkan benci dari dalam diri:
Kebencian itu akan selalu kita jadikan kebencian dalam sifatnya.
(Bila ada orang yang perkataannya menyakiti kita maka,
perbuatannyalah yang harus kita benci bukan orangnya)
Cukup tau saja kalau ada orang yang berbuat seperti itu.
(Oooooo ..... si dia orangnya seperti itu.)
Berdamai dengan keadaan dan orang yang berbuat sesuatu yang kita benci.
Usahakan selalu memaafkan semua kebencian yang pernah singgah di hati.
Tak mudah untuk dilakukan namun
lebih bijak kalau kita berusaha mencoba....
Memberikan kedamaian dalam diri membuat hidup kita lebih berarti :)
