Jumat, 14 Agustus 2015

Memaknai Kehidupan Diri

Tuhan memberikan segala yang kita butuhkan. Kadang sampai kita tak tau kenapa sampai kita diberi sesuatu itu. Mungin karena ilmu kita yang belum menjangkaunya atau bahkan karena kebodohan kita yang tak pernah mau memahami bahkan mempelajari setiap kejadian yang melintas di hadapan kita. Samapilah pada keputusan hati dalam memilih ketetapan jiwa. Bahwa Tuhan mencipta manusia untuk beribadah kepadaNya. 

Beribadah itu artinya berbuat kebaikan dan bermanfaat bagi sesama tidak hanya manusia namun juga lingkungan baik yang bernyawa ataupun tidak. Mensyukuri semua pemberianNyapun merupakan ibadah. Mensyukuri adanya Ayah dan Ibu yang telah dikirimNya untuk menemani dan membimbing kita saat menjalani awal kehidupan kita di dunia ini. Mensyukuri tempat lahir atau tanah air yang telah Tuhan pilihkan untuk kita. Mensyukuri perjalanan hidup hingga akhirnya bertemulah kita dengan orang - orang yang telah Tuhan kirim untuk mengarahkan diri ini ke jalan yang penuh dengan cahayaNya. Yang terpenting pula adalah mensyukuri diri yang penuh kesempurnaan, semoga kita bisa menjaga kesempurnaan diri ini dengan selalu beribadah kepadaNya. Amien.



minang-cyber-community.blogspot.com

Tak Sekedar Sampah

ochtaphia.wordpress.com




Sampah merupakan tumpukan benda atau barang yang sudah tidak terpakai lagi oleh seseorang. Ngomong - ngomong samapah, ternyata sampah tidak hanya berupa barang atau benda namun sampah bisa juga berupa kata ataupun tulisan. Untuk itulah aku mulai menulis, karena menurut Bapak Hernowo dalam sebuah training yang penah saya ikuti, beliau menyatakan bahwa jika ingin menjadi penulis hebat maka mulailah dari menulis yang sederhana yang pernah kita alami untuk membuang sampah yang ada dalam pikiran kita. 

Tak semua sampah tidak bermanfaat. Di tangan orang yang kreatif sampah bisa menjadi sesuatu yang berharga dan bernilai. Seperti juga sampah tulisan. Menulis bisa mengobati jiwa, menulis juga bisa menghilangkan stress yang dialami diri saat menjalani hidup sehari - hari. Tak ada yang cling... tiba - tiba ada seperti sulap semua perlu pengorbanan dan usaha untuk mencapai serta meraihnya. 

Entah berapa lama aku harus membuang sampah tulisan dalam pikiranku ini namun aku akan terus mencoba dan terus mencoba, tak ada kata terlambat selama raga dan jiwa masih menyatu dan bernafas, semoga suatu saat aku bisa merasakan manisnya buah kesabaran dan ketekunan dalam berusaha.

PENGALAMAN DIRI


www.studentaffairs.pitt.edu


Seberapapun banyak artikel, seberapapun banyaknya buku psikologis yang telah terbaca dan tersaring hingga terolah dalam pikiran, tak ada yang persis dan tepat saat kita terapkan dalam kehidupan. Itulah hidup... sejarah, ruang dan waktu yang dialami manusia memang silih berganti namun tak ada yang sama persis karena waktu terus berlau meninggalkan kenangan yang pernah melintas dalam setiap kesempatan. Namun kebaikan dan kejahatan akan terus mewarnai dalam setiap detik dalam kehidupan itulah mengapa hati yang bersih dan akal yang benar akan membimbing manusia ke jalan lurus yang diridhoi oleh Nya. 



Walaupun dalam individu manusia mempunyai kebaikan dan kejahatan, akan tetapi kita tak harus melakukan kejahatan yang pernah dilakukan orang lain ataupunn kejahatan yang mungkin terlintas dalam benak maupun terbesit dalam hati walaupun ada kesempatan. Sekecil apapun kita melakukan amal baik atau buruk, semua itu akan berpengaruh dalam langkah yang kita lewati. Tak ada salahnya kita selalu belajar dari pengalaman atau cerita sejarah yang disampaikan ataupun yang tertulis. Ambilah hikmah dari sebuah kata dari siapapun yang menyampaikan meskipun yang menyampaikan menurut pandangan kita tidak pantas.  Karena dengan bekal itu kita akan bisa menyimpulkan langkah apakah yang tepat atau bijak bila kita mengalami kesamaan masalah dalam kehidupan kita. 

Begitu pula dalam menghadapi anak. Sesungguhnya Tuhan menciptakan setiap ciptaanya dengan sempurna. (tak ada istilah produk gagal dalam mencipta bagi Tuhan). Manusialah yang sebenarnya selalu banyak menuntut dalam setiap kesempatan, namun manusia tak memahami kebaikan dan keburukan dari setiap hal yang ia tuntut. Boleh jadi apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah begitu pula sebaliknya. Allah sebaik-baik pencipta. Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNya. Apakah aku sudah melakukannya???? atau malah banyak menuntut dalam setiap kesempatan. Selalu menyalahkan karena kebodohan dalam diri ini. Tuhan hambamu bersimpuh memohon petunjuk dengan cahaya ilmuMu menuju keridoanMu. Berikan kesabaran serta keikhlasan dalam setiap melewati waktu dalam kehidupan.  


Minggu, 28 Juni 2015

Mau pilih yang mana?????

buletin-aliman.blogspot.com
   


Manusia di cipta oleh Tuhan paling sempurna di antara makhluk-makhluk lainnya. Kenapa begitu?karena Tuhan menyertakan akal budi dalam jiwa manusia selama hidupnya. Semua makhluk dicipta Tuhan untuk beribadah kepada Nya. Malaikat dicipta Tuhan tanpa memiliki nafsu. Ia hanya tunduk dan beribadah kepada Nya, setan sebelum manusia terciptapun juga demikian. Namun karena iri dan dengki yang telah menguasai hatinya hingga seluruh perbuatan setan mengiyakan, mendukung apa kata hatinya yang sudah terlanjur salah. 

Manusia ada diataranya (malaikat dan setan) karena bila manusia menggunakan akal dan budinya maka kebaikannya/kesolehannya bisa mengungguli malaikat, apabila ia dikuasai nafsu maka ia lebih hina dibandingkan setan. Ada yang mengatakan manusia berhati malaikat atau sebaliknya manusia berhati setan.

Mau pilih yang mana????? waktu yang akan kita jalani dan sejarah yang akan kita tinggalkan sesuai goresan tinta lukisan jiwa dalam kehidupan kita. Tanyakan ke lubuk hati kita yang terdalam saat keheningan menyapa. 

Saat kesadaran jiwa mulai menghilang maka hati akan berperan dan tindakan akan membenarkan dalam keidupaan. Bila hati malaikat yang berperan maka jiwa yang santun, sopan dan taat pun akan terlihat namun apabila hati setan yang berpera maka nafsu akan menguasai diri hingga tindakan kita tak terkontrol lagi sampai suatu saat penyesalan membangunkan. Naudzubillahimindalik. semoga kita terhidar dari nafsu amarah tanpa arah. 

Minggu, 21 Juni 2015

Belajar Bergerak dan Berubah

muhammadnatsirtahar.blogspot.com
Perubahan yang terjadi di bumi ini biasanya diiringi dengan pergerakan sebagai proses belajar. Apapun yang mengalami perubahan maka ia telah melakukan pergerakan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pelajaran. Perubahan bukan berarti harus berpindah tempat ataupun bergesernya suatu posisi. Namun perubahan bisa juga dilihat dengan adanya perubahan warna, nada, maupun gaya berpikir yang bisa kita amati berdasar cara seseorang memandang berucap atau bahkan menanggapi masalah yang menghampirinya.

Bergerak merupakan salah satu sunatullah. Semua pergerakan yang ada insyaAllah menghasilkan suatu perubahan yang nyata walaupun waktunya takbisa kapan dipastikan secara pasti. Dalam penciptaan alam semesta inipun ada pergerakan yang mengiringi. Salah satu contah nyata yang bisa kita rasa adalah berputarnya bumi yang mengakibatkan terjadinya perubahan waktu siang dan malam, Keadaan itu pula yang mempengaruhi perubahan pemadangan yang bisa kita saksikan. Siang hari kita bisa meihat indahnya matahari terbit dan kita juga bisa rasakan proses peruban rasa panas yang semakin menyengat, debu debu beterbangan bercampur dengan udara yang berhembus sampai menghantarkan malam menjemput senja tanpa seorangpun yang bisa menghentikan. Pemandangan yang lainpun terasa betul bagaimana Tuhan sungguh kuasa atas segalanya. Bulan, bintang cahaya meteor yang berjatuhan, binatang malam yang mencari makan dan suasana teduh yang menyimpan banyak pertanyaan di dalam dada setiap makhluk yang bernyawa.

Sudah sepantasnyalah kita merenungkan pelajaran apa yang bisa kita ambil dari setiap perubahan dan pergerakan yang mengiringi langkah dan waktu dalam kehidupan kita sebelum akhirnya kira terdiam untuk selamanya. Tidaklah terlalu berlebihan bila kita berusaha berubah untuk belajar bergerak menuju kebaikan.  


Sabtu, 20 Juni 2015

Amarah Jiwa yang Terluka

Tak sedikit kita mendapati reaksi orang dalam menghadapi keadaan di sekitar. Diam salah satu tindakan yang pernah kita jumpai. Namun dengan reaksi tersebut banyak orang malah salah mengartikan maksud diamnya seseorang. Memang diam adalah salah satu reaksi yang kadang kita lakukan namun bagaimana jika ada orang yang salah mengartikan Rasanya kesal bercampur dongkol jadilah kemarahan yang terpendam dalam diri.
 
Tindakan diam kadang kulakukan hanya menjaga biar irit kata tidak membahas sesuatu yang takkusetujui temannya. Memang tak kuungkapkan dengan kata komunikasi secara terbuka hanya kudengarkan dalam diam dan heningku. Namun bukan berarti aku meneriama semua yang telah kudengar. Dalam kesendirian ada pembicaran diri yang kadang takkuhindari ada apresiasi dari hati suciku namun kadang adapula bisikan jahat setan yang mempengaruhi dalam benak pikiran hingga menghasilkan sebuah keputusan dan tindakan.

motivatweet.com
 
Jika hati suciku yang menang maka aku akan tetap terdiam tanpa membahas yang telah lewat biarkan semua masalah itu terpendam terkubur dalam dada. Namun aku hanyalah manusia biasa yang hanya berusaha menjadi yang terbaik, berusaha melakukan semua sebisa dan semampuku. Sampai pada suatu saat bisik jahat setan membakar merahnya hatiku menjadi semakin membara dengan semua yang telah membuatnya luka. Takkuasa kukontrol tindakan yang telah dikuasai amarah yang kupendam dalam-dalam.
 
Sebagai makhluk sosial tak mungkin kita hidup tanpa teman. Buatku dan buatmu yang pernah merasakan ini perbaikan diri adalah usaha yang terus kuupayakan menjadi manusia yang berdamai dengan keadaan dan masa lalu. Berusaha mengartikan diamnya seseorang dengan sebaik mungkin dan berusaha bebuat dan bertindak dengan bimbingan hati nurani yang suci.
 

Puasa Ramadan

www.airmiles.com
 
Allah telah memerintahkan kita sebagai muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Nya untuk melaksanakan salah satu kewajibaan Nya yaitu puasa di bulan Ramadan. Puasa adalah menahan makan dan minum dari terbit fajar sampai matahari tenggelam. Setelah mencari tau tentang apasih puasa itu????? ternyata puasa tidaklah sesederana seperti yang tertulis di atas. Lebih dari sekedar itu... Puasa harus menahan nafsu yang akan menguasai diri yang menyapa kita lewat indra dan lingkungan di sekitar.
 
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita baik yang hidup ataupun tidak. Karena sesuangguhnya mau tidak mau kita harus  menerima dan menjalani semua yang ada dalam diri kita sesuai yang kita kehendaki dengan atau tanpa dipengaruhi oleh lingkungan kita. Sementara itu indra adalah kepekaan yang kita miliki atas seizing Nya yang ada dalam diri kita yang sudah berfungsi semenjak kita dilahirkan. Apabila menginginkan fungsi indra dengan maksimal maka kita harus berusaha melatihnya sesuai kepekaan yang kita harapkan. Namun jikalau indra kita belum berfungsi dengan maksimal mungkin nafsulah yang akan menguasai jiwa dalam diri  kita. Maka kemungkinan burukpun bias menghampiri atau bahkan kita lakukan. 
 
  
Semua itu akan berkaitan dengan keputusan yang akan kita ambil. Keputusan kita akan menentukan siapa diri kita sebenarnya. Kita yang diwarnai/dipengaruhi lingkungan atau malah sebaliknya kita yang akan mewarnai lingkungan. Semua itu adalah pilihan... kuncinyaa adalah sebongkah daging yang berwarna merah dalam dada kita. yaitu hati nurani penuntun kebaikan jiwa.  
 
 
 
 
 
 
 

Jumat, 29 Mei 2015

Renungan antara Nyawa Nadi dan Jiwa serta Manfaatnya

Nyawa dan nadi bersatu dalam jiwa yang menyatu dan akhirnya akan terpisahkan oleh kematian bagi setiap makhluk yang bernyawa. Nyawa ada...namun jika nadi tidak berdetak maka jiwa akan lunglai tergolek takberdaya. Nadi masih berdetak namun jika nyawa telah melayang akhirnya nadi ikut hilang. 

Nyawa dan nadi bersatu dalam jiwa kita yang selalu berkarya di dunia dalam kehidupan keseharian kita. Karya yang baik atau sebaliknya yang akan kita persembahkan????? coba renungkan dan cari alasan dari dalam diri kita sendiri. Semua ini adalah pemberian dari Nya, yang harus kita rawat, kita jaga dan kita manfaatkan untuk kebaikan bumi. Kenapa bumi???? karena bumi juga atas anugrahNya yang harus kita jaga dan akhirnya akan kita wariskan untuk anak cucu manusia yang akan tinggal di sana untuk meneruskan kehidupan di dunia dengan waktu yang terpaut perbedaan dengan zaman kita. 

Tak berlebihan jika penulis mengajak pembaca untuk mempersembahkan yang terbaik semampu diri kita untuk kehidupan sesama. Seperti penggalan lagu yang dibawakan oleh KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym) 

Kiat Merubah Bangsa”

 
Disuatu ketika
Terbesit suara hatiku menggema
Punya cita cita tuk mengubah bangsa
Dengan serta merta

Namun hatiku merasa kecewa
Karena bangsaku tiada berubah
Kini kuurungkan niatan hati ini
Biarlah kuubah diri sendiri

Ku mulai dari diri sendiri
Ku mulai dari yang paling kecil
Tak kan pernah aku menunda-nunda
Kan kumulai saat ini juga

Beginilah harusnya diri kita
Bila ingin bangsa ini berubah
Jangan pernah saling salah-menyalah
Lebih baik salahkan diri segera

Syukurku pada Mu Tuhan

Tuhan................ rasa syukurku tak mungkin cukup bila hanya aku ucapkan
Seluruh kebutuhanku telah Engkau penuhi
Seluruh hidupku telah engkau layani
Satu permintaan dari Mu untuk hamba Mu ini adalah......................
Kesetiaanku menjalankan segala perintah Mu dan menjauhi larangan dari Mu

Hamba sering lalai menjalani detik demi detik dalam kehidupan
Tuhan.................. bantulah hamba ini untuk selalu bersabar dan bersyukur 
Dengan ujian yang Engkau ulurkan 
Hamba yakin ujian dari Mu itu untuk menempa diri hamba 
Menjadi insan terbaik yang setia kepada Mu

Tuhan................. doaku kepada Mu bimbinglah selalu langkah hamba
Menuju cahaya ridho Mu
Selalu berusaha menjalankan kebaikan sesuai sunah yang telah diajarkan rosul Mu
Menjaga hati, kata dan laku 
Menjunjung tinggi rasa yang telah Engkau anugrahkan untuk sesama

Satu tekad, akal, hati serta indra dalam berbuat 
Menggoreskan tinta sejarah dalam kehidupan setelah kematian karena aku ingin hidup selamanya 
Sesungguhnya Kematian itu semakin dekat denganku 
Kehidupan dunia semakin menjauh dariku 
Hamba berusaha mempersembahkan sebaik baik perbuatan hanya untuk Mu  


 Most popular tags for this image include: titisan, air mata, bersyukur, menyalahkan and kegembiraan

Rabu, 01 April 2015

Kerinduan Menyatunya Diri



http://pandoe.rumahseni2.net/kuas/

Saat malam menggantikan siang, hening menyelimuti jiwa ....
Kurasakan kerinduan yang mendalam mengisi sudut-sudut sukmaku yang selalu menemani hidupku

Tuhan..... izinkan sukmaku berkelana mencari kedamainan dan kebenaran
Menyusuri dan mengenal panjang dan luasnya ciptaan Mu   
Menolong mereka yang membutuhkan tanpa syarat

Belajar menjadi tulus ikhlas, sabar dan mengerti dengan semua yang terindera dan terasa dalam diri
Diam senjata akhir bagi raga yang apabila berbuat akan menambah rancunya dunia
Menyusuri kedamaian, mengenang kerinduan yang belum tentu raga ini singgah pada masa itu
Tuntunlah hamba... memahami kasih sayang yang Engkau berikan

Kekuatan keyakinanku atas pertolonganMu melalui caraMu terpatri erat dalam jiwa
Semoga sampai raga tak bernyawa
Sejatinya perbuatan baik itu insyaAllah kembali pada diri
Berbuatlah baik maka Tuhan yang akan menilainya

Selasa, 24 Maret 2015

Benci dan Maaf

Lo waktu SMP atau SMA pernah ngomongin cewek atau cowok sampai mereka gak betah disekolah, sampai mereka nangis gara gara lo omongin. Dan lo sekarang gak usaha buat minta maaf ke mereka? Atau temen sma atau smp yang pernah diomongin sama lo udah benci banget sama lo saking lo jahatnya.
ask.fm


Benci dan maaf .....
 dua kata yang sangat terpaut jauh maknanya satu dengan yang lainnya. Namun dua kata ini sama-sama, bahkan selalu berdekatan 
di dalam hati manusia. 
Tak mudah memberikan maaf buat mereka yang pernah berbuat kesalahan. 
Tak mudah menghilanggkan benci dari hati 
untuk mereka yang pernah menyakiti. 

Menyimpan benci tanpa memberikan maaf 
untuk menghapus kebencian dalam diri 
akan membuat kita semakin terpenjara 
dengan keadaan dilema yang berkepanjangan. 
Bahkan kebencian akan terus menggerogoti hati kita 
untuk selalu mengingat hal yang kita benci.
Menjadi bom waktu yang tak tau kapan pastinya bom itu akan meledak ..... tinggal menunggu waktu yang tepat. 

Memang tak mudah menghilangkan benci yang terlanjur bersarang dalam diri.
Apalagi benci itu melukai hati kita dalam sebuah perjalanan hidup 
menyusuri lorong waktu sejarah kehidupan diri. 
Akan tetapi perlu dicoba cara menghilangkan benci dari dalam diri:

Kebencian itu akan selalu kita jadikan kebencian dalam sifatnya. 
(Bila ada orang yang perkataannya menyakiti kita maka, 
perbuatannyalah yang harus kita benci bukan orangnya)
Cukup tau saja kalau ada orang yang berbuat seperti itu.
(Oooooo ..... si dia orangnya seperti itu.)
Berdamai dengan keadaan dan orang yang berbuat sesuatu yang kita benci. 
Usahakan selalu memaafkan semua kebencian yang pernah singgah di hati.

Tak mudah untuk dilakukan namun 
lebih bijak kalau kita berusaha mencoba.... 
Memberikan kedamaian dalam diri membuat hidup kita lebih berarti :)



Senin, 23 Maret 2015

Waktu

www.andaka.com



Waktu ......
Itulah dia harta pemberian sang pencipta, yang dimiliki setiap makhlukNya sejak terlahir di dunia ini.

Waktu..... 
Ia datang dan pasti pergi sampai akhirnya ia takkan kembali lagi. Kita hanya bisa mengenangnya.... dalam ingatan sejarah hidup. Kita tak mungkin bisa bersamanya kembali. Walaupun ada mesin waktu yang menghentikan. Kecuali atas kehendakNya. 

Waktu.... bagi seorang pejabat, aktris, pedagang, petani, pekerja, ibu rumah tangga, anak-anak, remaja, dewasa, tua, muda, pengangguran dan apapun profesi mereka sehari semalam sama : 24 jam. Bagaimana kita bisa memanfaatkan dengan baik dan benar tergantung pribadi masing-masing. 

Kita adalah individu yang mempunyai banyak peran dalam kehidupan. Kita memunyai peran beraneka ragam dalam hidup ini (lebih dari satu peran pastinya) kita harus bisa menjadi yang terbaik untuk semuanya.... terutama baik menurutNya. Selain menjadi anak baik dari orang tua kandung kita ataupun orang tua angkat kita, kita juga menjadi tetangga dalam masyarakat, (kecuali bisa kita hidup sendiri di hutan belantara tanpa kawan), kita berperan sebagai sahabat, kawan, teman dalam komunitas perkumpulan kita (baik komunitas dalam belajar, komunitas dalam bekerja, komunitas dalam berkarya dan lain sebagainya), bila kita telah berkeluarga dan dikaruniani amanah putra-putri yang harus kita didik dan kita arahkan maka tentunya kita harus berperan sebagai orang tua, baik ayah ataupun ibu. Belum lagi kalau kita mempunyai keluarga besar maka kita mempunyai peran tambahan sebagai kakak atau adik, sebagai paman atau bibi dan masih banyak lagi peran-peran individu dalam kehidupan yang tak tertulis satu persatu.

Yang tak kalah penting dari peran-peran individu secara sosial seperti yang tertulis di atas maka... sebagai makhluk individu ciptaanNya. Kita harus beribadah dan menyembahNya dengan melakukan seluruh perintahNya dan menjauhi seluruh laranganNya. Itulah wujud tanggung jawab kita terhadap waktu yang telah dianugerahkan dalam kehidupan kita yang nantinya pasti akan dipertanyakan peruntukannya semasa kita bersama waktu. 

Semoga kita bisa melalui dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan abadi kita setelah kematian menemui kita.     

Minggu, 22 Maret 2015

Terimakasih Tuhan....


Hari-hariku selalu Engkau selimuti dengan kasih dan sayangMu. Maafkan hamba Mu ini bila kadang melupakan Mu. Engkau tidak hanya mengabulkan permintaan hamba, namun Engkau selalu memberi apa yang hamba butuhkan di saat yang tepat. Takdir Mu telah engkau tentukan bagi setiap makhluk ciptaan Mu. Takterkecuali semut kecil yang ada di dalam tanah, Engkau telah atur semua dengan rizki dalam hidupnya, bahkan kematiannya pun telah Engkau tetapkan.

Tuhan syukurku untuk semua nikmat yang tak mungkin hamba bisa menghitungnya. Sedari hamba lahir Engkau titipkan hamba pada keluarga yang membesarkan hamba penuh dengaan kasih dan sayang. Bapak, Ibu, guru, saudara, kawan-kawan dan siapapun orang yang pernah dekat denganku atau pernah bersua walau sesaat yang takkuingat nama, tempat dan kebaikan mereka karena keterbatasan ingatanku dalam merangkum setiap tindak, tingkah dan laku detik demi detik kehidupanku. Mereka semua yang telah menyusun cerita dalam puzzle kehidupanku. Tak banyak yang bisa aku lakukan untuk mereka. Mungkin satu dari mereka yang telah menyusun cerita dalam puzzle hidupku ada yang telah Engkau panggil untuk menyelesaikan tugas dan perannya di dunia "Ampunilah mereka, lapangkanlah dan hapuskan siksa dalam kuburnya". 

Bagi mereka yang masih harus penyelesaikan tanggung jawab dan perannya di bumi ini di manapun mereka berada karena jarak dan waktu yang tak memungkinkan kami bersua dan bercengkrama mengisi hari-hari bersama "Berikan kemudahan kepada mereka untuk menghadapi segala ujian kebahagiaan dan kesulitan dalam hidup mereka serta tuntunlah mereka selalu berada di jalan Mu" itulah seuntai doa buat orang-orang yang pernah mengisi lorong waktu dalam sejarah kehidupan hamba. Tak lupa pula untaian kata yang terronce menjadi sebuah kalimat "terimakasih" buat mereka semua di manapun berada, karena merekalah yang sangat berjasa dalam pembentukan kepribadian hamba.  

Tuhan ....
Kuserahkan semua hidup dan mati hamba hanya kepada Mu. Bimbinglah selalu langkahku menuju ridho Mu. Kobarkan semangat kebaikan dalam kalbuku menjadi sebuah tindakan yang akan membawa hamba tetap hidup walau hamba telah tiada. "Hamba ingin hidup sampai roda bumi berhenti berputar dan akhirnya berlabuh dalam kedamaian surga Mu" Amien

Sabtu, 21 Maret 2015

Libur


20120723Libur390x250.jpg (390×250)














Libur telah tiba, libur telah tiba hore... hore... hatiku gembira :) ......
Itu terjadi biasanya pada anak-anak sekolah. Namun ternyata itu juga terjadi buat diri ini sebagai ibu rumah tangga. Dalam angan, dalam hayal libur itu memang sangat mengasyikkan karena kita bisa mengisi hari libur sesuai keinginan kita. Tidur sepuasnya, jalan-jalan ke tempat kesukaan, Nonton film yang lagi trend atau makan sepuas-puasnya ....... itu tergantung pilihan. Akan tetapi kenyataannyapun demikian libur memang menyenangkan. Yang paling membuatku senang adalah melakukan kegiatan harian di rumah bareng-bareng orang yang ku sayang. Apapun itu kegiatannya.......  aku anggap enjoy alias menyenangkan :) Seneng rasanya setiap hari bisa bersama-sama mereka, mengikuti pertumbuhan, perkembangan dan perubahan emosi mereka baik dalam keadaan senang maupun sebaliknya :) Semoga libur yang menyenangkan juga bisa dinikmati oleh siapapun dan dimanapun mereka berada :) selamat berlibur
 

Kamis, 12 Maret 2015

Arti Sebuah Nama (Intan Tetaplah Intan)

YUSUF JEWELLERY

Siang hari itu sangat terik. Sinar matahari membakar seluruh isi bumi. Tak terkecuali seorang lelaki tua renta, berkulit hitam legam yang memanggul dagangannya, berjalan menyusuri jalanan kampung yang sepi. Terlihat guratan di wajahnya melukiskan jalan kehidupan beliau. Ditambah dagangan yang ia bawa hari itu masih terlihat menumpuk. Ia usap peluh yang mengucur di pelipis. Sejenak beliau berdiri termenung mendengarkan merdu lembut suara Azan yang mendayu-dayu terbawa semilir angin yang bersahabat di siang itu. Ia turunkan dagangan yang menggelayut sedari subuh, dari pundaknya. Perlahan langkah kaki lelaki tua itu menuruni jalanan setapak pinggiran sungai yang jernih aliran airnya. Ia usap raut muka, dan sebagian anggota tubuhnya. Beberapa saat kemudian Ia berdiri dan bersujud. Suhnallah... Ternyata beliau melaksanakan sholat di awal waktu. Tangannya yang kekar tengadah memohon belas kasih Sang Maha Pengasih "Ya Allah hambah berserah kepadaMu.... Tak ada satu makhlukpun yang tak Engkau beri rizki, hari ini daganganku belum laku satu ikatpun. Berilah hamba dan keluarga hambah keikhlasan dan kesabaran dalam menjalani ujian kesulitan dari Mu" 

Selesai beliau berdoa, kembali Ia lanjutkan perjalanan berdagang beliau. Ternyata sampai sore, sudah melebihi jadwal waktu dagang beliau, dagangan juga belum terjual satupun. Tetap dengan pengharapan kepadaNya beliau ayunkan langkah kaki menuju rumah.  Setiba di rumah istri dan putri semata wayangnya sudah menunggu dengan cemas. Bergegas istri tercinta menyongsong suami dan membantu membereskan dagangan. "Ibu dan Intan sudah makan??? " tanya sang lelaki tua. Sang istri yang memahami kondisi suami berkata "Bapak tidak usah mengkhawatirkan kami. Kami berada di rumah terhindar dari segala macam perubahan cuaca. Bapak sendiri bagaimana???? Ibu lihat dagangan hari ini masih utuh." heeeeeeeeemmmmmmmmmmmm Uuuuuuuuuuuuuuh hela nafas panjang terdengar sesaat sebelum leleki tua itu berucap. "Iya benar hari ini daganganku masih utuh. Sabar ya bu.... dan kau Intan putriku.... " "Iya.... Bapak... Intan bangga mempunyi Bapak yang terus punya pengharapan dan kesabaran atas ujian Allah" putri remaja yang mulai menginjak dewasa itu menghibur hati bapaknya yang sedang sedih. "Bapak juga bangga punya kalia. Ibu selalu sabar menggu dengan semua takdir, rizki yang Allah bagikan melalui tangan Bapak selama 18 tahun ini. . . Kau putriku terima kasih juga untukmu,  walau kau telah remaja namun kau juga memahami kesulitan hidup orang-tuamu. Seperti nama yang Bapak dan Ibu berikan kepadamu...   Intan semoga hatimu juga demikian" Akhirnya... Istri dan putri semata wayangnya menangis haru dalam dekapan lelaki tua itu, sebelum mereka menghabiskan 3 potong ubi rebus sebagai penutup makan malam mereka. 

Selasa, 10 Maret 2015

Agar Semangat Hidup, Kita Harus Melihat Vidio ini

Hal-hal kecil

Hal-hal kecil yang ada disekitar kita kadang terabaikan. Padahal semua yang ada di sekitar kita mempunyai manfaat sesuai perannya. Tak terkecuali  benda-benda yang kita miliki. Contoh kecil yang bisa kita jadikan pengingat adalah : HP, laptop atau komputer, setiap hari kita menggunakannya, bahkan sampai nonstop sehari semalam 24 jam tanpa mematikannya atau memberinya waktu istirahat sedetikpun. Apakah kita pernah menyadari kalau HP, laptop atau komputer yang kita pergunakan setiap hari tersebut rusak atau mati. Maka kita baru merasakan akibatnya. Menyesal tiadalah guna kalo semua kejadian yang tidak kita inginkan telah terjadi. Alngkah bijaknya bila kita melakukan sesuatu dengan memikirkan akibat perbuatan kita terlebih dahulu sebelum kita melakuknnya. 

Memulai perubahan kecil terhadap diri sendiri salah satu langkah bijak untuk melakukan perbaikan. Memberikan perhatian beberapa saat terhadap benda-benda dan hal-hal kecil disekitar kita, merupakan luapan rasa terima kasih kita terhadap mereka yang telah mewarnai perjalanan hidup kita. Dengan begitu berarti kita telah berbuatan kebaikan, karena dengan merawat apa yang kita punya dan membiarkan benda-benda tersebut awet sampai lama berarti kita mempunyai kesempatan berbuat kebaikan yang lebih banyak.