Jumat, 29 Mei 2015

Renungan antara Nyawa Nadi dan Jiwa serta Manfaatnya

Nyawa dan nadi bersatu dalam jiwa yang menyatu dan akhirnya akan terpisahkan oleh kematian bagi setiap makhluk yang bernyawa. Nyawa ada...namun jika nadi tidak berdetak maka jiwa akan lunglai tergolek takberdaya. Nadi masih berdetak namun jika nyawa telah melayang akhirnya nadi ikut hilang. 

Nyawa dan nadi bersatu dalam jiwa kita yang selalu berkarya di dunia dalam kehidupan keseharian kita. Karya yang baik atau sebaliknya yang akan kita persembahkan????? coba renungkan dan cari alasan dari dalam diri kita sendiri. Semua ini adalah pemberian dari Nya, yang harus kita rawat, kita jaga dan kita manfaatkan untuk kebaikan bumi. Kenapa bumi???? karena bumi juga atas anugrahNya yang harus kita jaga dan akhirnya akan kita wariskan untuk anak cucu manusia yang akan tinggal di sana untuk meneruskan kehidupan di dunia dengan waktu yang terpaut perbedaan dengan zaman kita. 

Tak berlebihan jika penulis mengajak pembaca untuk mempersembahkan yang terbaik semampu diri kita untuk kehidupan sesama. Seperti penggalan lagu yang dibawakan oleh KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym) 

Kiat Merubah Bangsa”

 
Disuatu ketika
Terbesit suara hatiku menggema
Punya cita cita tuk mengubah bangsa
Dengan serta merta

Namun hatiku merasa kecewa
Karena bangsaku tiada berubah
Kini kuurungkan niatan hati ini
Biarlah kuubah diri sendiri

Ku mulai dari diri sendiri
Ku mulai dari yang paling kecil
Tak kan pernah aku menunda-nunda
Kan kumulai saat ini juga

Beginilah harusnya diri kita
Bila ingin bangsa ini berubah
Jangan pernah saling salah-menyalah
Lebih baik salahkan diri segera

Tidak ada komentar:

Posting Komentar