Minggu, 28 Juni 2015

Mau pilih yang mana?????

buletin-aliman.blogspot.com
   


Manusia di cipta oleh Tuhan paling sempurna di antara makhluk-makhluk lainnya. Kenapa begitu?karena Tuhan menyertakan akal budi dalam jiwa manusia selama hidupnya. Semua makhluk dicipta Tuhan untuk beribadah kepada Nya. Malaikat dicipta Tuhan tanpa memiliki nafsu. Ia hanya tunduk dan beribadah kepada Nya, setan sebelum manusia terciptapun juga demikian. Namun karena iri dan dengki yang telah menguasai hatinya hingga seluruh perbuatan setan mengiyakan, mendukung apa kata hatinya yang sudah terlanjur salah. 

Manusia ada diataranya (malaikat dan setan) karena bila manusia menggunakan akal dan budinya maka kebaikannya/kesolehannya bisa mengungguli malaikat, apabila ia dikuasai nafsu maka ia lebih hina dibandingkan setan. Ada yang mengatakan manusia berhati malaikat atau sebaliknya manusia berhati setan.

Mau pilih yang mana????? waktu yang akan kita jalani dan sejarah yang akan kita tinggalkan sesuai goresan tinta lukisan jiwa dalam kehidupan kita. Tanyakan ke lubuk hati kita yang terdalam saat keheningan menyapa. 

Saat kesadaran jiwa mulai menghilang maka hati akan berperan dan tindakan akan membenarkan dalam keidupaan. Bila hati malaikat yang berperan maka jiwa yang santun, sopan dan taat pun akan terlihat namun apabila hati setan yang berpera maka nafsu akan menguasai diri hingga tindakan kita tak terkontrol lagi sampai suatu saat penyesalan membangunkan. Naudzubillahimindalik. semoga kita terhidar dari nafsu amarah tanpa arah. 

Minggu, 21 Juni 2015

Belajar Bergerak dan Berubah

muhammadnatsirtahar.blogspot.com
Perubahan yang terjadi di bumi ini biasanya diiringi dengan pergerakan sebagai proses belajar. Apapun yang mengalami perubahan maka ia telah melakukan pergerakan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pelajaran. Perubahan bukan berarti harus berpindah tempat ataupun bergesernya suatu posisi. Namun perubahan bisa juga dilihat dengan adanya perubahan warna, nada, maupun gaya berpikir yang bisa kita amati berdasar cara seseorang memandang berucap atau bahkan menanggapi masalah yang menghampirinya.

Bergerak merupakan salah satu sunatullah. Semua pergerakan yang ada insyaAllah menghasilkan suatu perubahan yang nyata walaupun waktunya takbisa kapan dipastikan secara pasti. Dalam penciptaan alam semesta inipun ada pergerakan yang mengiringi. Salah satu contah nyata yang bisa kita rasa adalah berputarnya bumi yang mengakibatkan terjadinya perubahan waktu siang dan malam, Keadaan itu pula yang mempengaruhi perubahan pemadangan yang bisa kita saksikan. Siang hari kita bisa meihat indahnya matahari terbit dan kita juga bisa rasakan proses peruban rasa panas yang semakin menyengat, debu debu beterbangan bercampur dengan udara yang berhembus sampai menghantarkan malam menjemput senja tanpa seorangpun yang bisa menghentikan. Pemandangan yang lainpun terasa betul bagaimana Tuhan sungguh kuasa atas segalanya. Bulan, bintang cahaya meteor yang berjatuhan, binatang malam yang mencari makan dan suasana teduh yang menyimpan banyak pertanyaan di dalam dada setiap makhluk yang bernyawa.

Sudah sepantasnyalah kita merenungkan pelajaran apa yang bisa kita ambil dari setiap perubahan dan pergerakan yang mengiringi langkah dan waktu dalam kehidupan kita sebelum akhirnya kira terdiam untuk selamanya. Tidaklah terlalu berlebihan bila kita berusaha berubah untuk belajar bergerak menuju kebaikan.  


Sabtu, 20 Juni 2015

Amarah Jiwa yang Terluka

Tak sedikit kita mendapati reaksi orang dalam menghadapi keadaan di sekitar. Diam salah satu tindakan yang pernah kita jumpai. Namun dengan reaksi tersebut banyak orang malah salah mengartikan maksud diamnya seseorang. Memang diam adalah salah satu reaksi yang kadang kita lakukan namun bagaimana jika ada orang yang salah mengartikan Rasanya kesal bercampur dongkol jadilah kemarahan yang terpendam dalam diri.
 
Tindakan diam kadang kulakukan hanya menjaga biar irit kata tidak membahas sesuatu yang takkusetujui temannya. Memang tak kuungkapkan dengan kata komunikasi secara terbuka hanya kudengarkan dalam diam dan heningku. Namun bukan berarti aku meneriama semua yang telah kudengar. Dalam kesendirian ada pembicaran diri yang kadang takkuhindari ada apresiasi dari hati suciku namun kadang adapula bisikan jahat setan yang mempengaruhi dalam benak pikiran hingga menghasilkan sebuah keputusan dan tindakan.

motivatweet.com
 
Jika hati suciku yang menang maka aku akan tetap terdiam tanpa membahas yang telah lewat biarkan semua masalah itu terpendam terkubur dalam dada. Namun aku hanyalah manusia biasa yang hanya berusaha menjadi yang terbaik, berusaha melakukan semua sebisa dan semampuku. Sampai pada suatu saat bisik jahat setan membakar merahnya hatiku menjadi semakin membara dengan semua yang telah membuatnya luka. Takkuasa kukontrol tindakan yang telah dikuasai amarah yang kupendam dalam-dalam.
 
Sebagai makhluk sosial tak mungkin kita hidup tanpa teman. Buatku dan buatmu yang pernah merasakan ini perbaikan diri adalah usaha yang terus kuupayakan menjadi manusia yang berdamai dengan keadaan dan masa lalu. Berusaha mengartikan diamnya seseorang dengan sebaik mungkin dan berusaha bebuat dan bertindak dengan bimbingan hati nurani yang suci.
 

Puasa Ramadan

www.airmiles.com
 
Allah telah memerintahkan kita sebagai muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Nya untuk melaksanakan salah satu kewajibaan Nya yaitu puasa di bulan Ramadan. Puasa adalah menahan makan dan minum dari terbit fajar sampai matahari tenggelam. Setelah mencari tau tentang apasih puasa itu????? ternyata puasa tidaklah sesederana seperti yang tertulis di atas. Lebih dari sekedar itu... Puasa harus menahan nafsu yang akan menguasai diri yang menyapa kita lewat indra dan lingkungan di sekitar.
 
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita baik yang hidup ataupun tidak. Karena sesuangguhnya mau tidak mau kita harus  menerima dan menjalani semua yang ada dalam diri kita sesuai yang kita kehendaki dengan atau tanpa dipengaruhi oleh lingkungan kita. Sementara itu indra adalah kepekaan yang kita miliki atas seizing Nya yang ada dalam diri kita yang sudah berfungsi semenjak kita dilahirkan. Apabila menginginkan fungsi indra dengan maksimal maka kita harus berusaha melatihnya sesuai kepekaan yang kita harapkan. Namun jikalau indra kita belum berfungsi dengan maksimal mungkin nafsulah yang akan menguasai jiwa dalam diri  kita. Maka kemungkinan burukpun bias menghampiri atau bahkan kita lakukan. 
 
  
Semua itu akan berkaitan dengan keputusan yang akan kita ambil. Keputusan kita akan menentukan siapa diri kita sebenarnya. Kita yang diwarnai/dipengaruhi lingkungan atau malah sebaliknya kita yang akan mewarnai lingkungan. Semua itu adalah pilihan... kuncinyaa adalah sebongkah daging yang berwarna merah dalam dada kita. yaitu hati nurani penuntun kebaikan jiwa.