| www.andaka.com |
Waktu ......
Itulah dia harta pemberian sang pencipta, yang dimiliki setiap makhlukNya sejak terlahir di dunia ini.
Waktu.....
Ia datang dan pasti pergi sampai akhirnya ia takkan kembali lagi. Kita hanya bisa mengenangnya.... dalam ingatan sejarah hidup. Kita tak mungkin bisa bersamanya kembali. Walaupun ada mesin waktu yang menghentikan. Kecuali atas kehendakNya.
Ia datang dan pasti pergi sampai akhirnya ia takkan kembali lagi. Kita hanya bisa mengenangnya.... dalam ingatan sejarah hidup. Kita tak mungkin bisa bersamanya kembali. Walaupun ada mesin waktu yang menghentikan. Kecuali atas kehendakNya.
Waktu.... bagi seorang pejabat, aktris, pedagang, petani, pekerja, ibu rumah tangga, anak-anak, remaja, dewasa, tua, muda, pengangguran dan apapun profesi mereka sehari semalam sama : 24 jam. Bagaimana kita bisa memanfaatkan dengan baik dan benar tergantung pribadi masing-masing.
Kita adalah individu yang mempunyai banyak peran dalam kehidupan. Kita memunyai peran beraneka ragam dalam hidup ini (lebih dari satu peran pastinya) kita harus bisa menjadi yang terbaik untuk semuanya.... terutama baik menurutNya. Selain menjadi anak baik dari orang tua kandung kita ataupun orang tua angkat kita, kita juga menjadi tetangga dalam masyarakat, (kecuali bisa kita hidup sendiri di hutan belantara tanpa kawan), kita berperan sebagai sahabat, kawan, teman dalam komunitas perkumpulan kita (baik komunitas dalam belajar, komunitas dalam bekerja, komunitas dalam berkarya dan lain sebagainya), bila kita telah berkeluarga dan dikaruniani amanah putra-putri yang harus kita didik dan kita arahkan maka tentunya kita harus berperan sebagai orang tua, baik ayah ataupun ibu. Belum lagi kalau kita mempunyai keluarga besar maka kita mempunyai peran tambahan sebagai kakak atau adik, sebagai paman atau bibi dan masih banyak lagi peran-peran individu dalam kehidupan yang tak tertulis satu persatu.
Yang tak kalah penting dari peran-peran individu secara sosial seperti yang tertulis di atas maka... sebagai makhluk individu ciptaanNya. Kita harus beribadah dan menyembahNya dengan melakukan seluruh perintahNya dan menjauhi seluruh laranganNya. Itulah wujud tanggung jawab kita terhadap waktu yang telah dianugerahkan dalam kehidupan kita yang nantinya pasti akan dipertanyakan peruntukannya semasa kita bersama waktu.
Semoga kita bisa melalui dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan abadi kita setelah kematian menemui kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar